Entry: user friendly atau friend friendly Aug 25, 2009



Pernah terbayangkah kalau kelompok komunitas tempat kita hidup berubah ke arah yg tidak kita kehendaki. yg semula guyub, akrab layaknya pertemanan, menjadi garing, kering seadanya, minimalis. yg tadinya 'friend friendly' menjadi 'user friendly'.

kenapa hal itu bisa terjadi. salah satunya adalah perubahan kelembagaan. sebuah intervensi ampuh. perubahan sendiri bukanlah sesuatu yg perlu ditakuti. karena memang yg tidak akan berubah adalah terjadinya perubahan itu sendiri.

kenapa juga repot mikirin sesuatu yg sudah pasti adanya. karena intervensi kelembagaan atau kehadiran sebuah sistem baru bisa direncanakan dengan baik designnya. termasuk antisipasi jika terjadi sesuatu yg luput dari pengamatan. tujuannya yah agar perubahan yg kita idam-idamkan itu sesuai dan menjadi jalan pencapaian cita2.

bagaimana kalau dibiarkan meradang begitu saja. banyak juga organisasi yg pemimpinnya memilih jalan itu. pembiaran terkadang ada baiknya, jika tahu waktunya.

dengan sikap friend friendly, maka kesulitan bisa dihadapi bersama, dibicarakan dan dicari solusi. dan tidak berakhir dengan suudzon, menggerutu, ngarasula, dendam pribadi, barisan sakit hati. yg tentu tidak menguntungkan buat semua.

kalau saja ngobrol dan jalur komunikasi semudah itu.

   1 comments

mardee
September 5, 2009   12:53 PM PDT
 
setujuuuu.........

tapi emang bener, hal itu tidak mudah.

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments