kereteg hate







mustikasari
July 4th
Female
Bogor



bakar-bakar, biar bersih. tapi coba nyalain api di bawah pohon nira sambil nunggu orang yg lagi nge-tap air nira. hmmmm, nyam-nyam ....


kenangan masa kecil yg dicobakan kembali saat berkunjung ke Sungai Utik, Pontianak. Februari 2006.
   

<< August 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31



Suatu usaha untuk mengembangkan diri tentang bagaimana BERBAGI.
Bukan, bukan soal berbagi materi semata, hanya satu cara pandang saja yg pasti berbeda dengan cara pandang teman-teman lainnya.

Kelompok AIR:
Konservasi Sumberdaya Hutan, E.26 IPB
Vina Susanti, Ulayat Bengkulu
Eti Kartina, Ulayat Bengkulu

Beberapa dari mereka yg asyik untuk dikunjungi:
Komunitas Telapak
Dani Moenggoro
Mbilung
Sekaralas
SumukraKringetan

teman di sanggar:
Neni
Dion
Deni Boy
Miska
Ari

Orang Ngetop Negeri ini:
Gus Dur
Wimar Witoelar





Free Website Counter
Free Website Counter

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



 
Aug 25, 2009
user friendly atau friend friendly
Pernah terbayangkah kalau kelompok komunitas tempat kita hidup berubah ke arah yg tidak kita kehendaki. yg semula guyub, akrab layaknya pertemanan, menjadi garing, kering seadanya, minimalis. yg tadinya 'friend friendly' menjadi 'user friendly'.

kenapa hal itu bisa terjadi. salah satunya adalah perubahan kelembagaan. sebuah intervensi ampuh. perubahan sendiri bukanlah sesuatu yg perlu ditakuti. karena memang yg tidak akan berubah adalah terjadinya perubahan itu sendiri.

kenapa juga repot mikirin sesuatu yg sudah pasti adanya. karena intervensi kelembagaan atau kehadiran sebuah sistem baru bisa direncanakan dengan baik designnya. termasuk antisipasi jika terjadi sesuatu yg luput dari pengamatan. tujuannya yah agar perubahan yg kita idam-idamkan itu sesuai dan menjadi jalan pencapaian cita2.

bagaimana kalau dibiarkan meradang begitu saja. banyak juga organisasi yg pemimpinnya memilih jalan itu. pembiaran terkadang ada baiknya, jika tahu waktunya.

dengan sikap friend friendly, maka kesulitan bisa dihadapi bersama, dibicarakan dan dicari solusi. dan tidak berakhir dengan suudzon, menggerutu, ngarasula, dendam pribadi, barisan sakit hati. yg tentu tidak menguntungkan buat semua.

kalau saja ngobrol dan jalur komunikasi semudah itu.

Posted at 08:15 pm by mustikasari

mardee
September 5, 2009   12:53 PM PDT
 
setujuuuu.........

tapi emang bener, hal itu tidak mudah.
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry